Selasa, 10 Oktober 2017

Analisis Kata Budaya Menggunakan Google Translation

Wayang Kulit

Wayang kulit diyakini sebagai embrio dari berbagai jenis wayang yang ada saat ini. Wayang jenis ini terbuat dari lembaran kulit kerbau yang telah dikeringkan. Agar gerak wayang menjadi dinamis, pada bagian siku-siku tubuhnya disambung menggunakan sekrup yang terbuat dari tanduk kerbau.
Wayang kulit dimainkan langsung oleh narator yang disebut dalang. Dalang tidak dapat diperankan oleh sembarang orang. Selain harus lihai memainkan wayang, sang dalang juga harus mengetahui berbagai cerita epos pewayangan seperti Mahabrata dan Ramayana. Dalang dahulu dinilai sebagai profesi yang luhur, karena orang yang menjadi dalang biasanya adalah orang yang terpandang, berilmu, dan berbudi pekerti yang santun.

NO
SLT
TLT
1.
Wayang kulit
Wayang kulit

Wayang Kulit is translated into Wayang Kulit. It is correct because Wayang \Kulit is one of a culture from \Sunda, Indonesia.  

NO
SLT
TLT
2.
Mahabrata and Ramayana
Mahabrata and Ramayana

Mahabrata and Ramayana are translated  into Mahabrata and Ramayan. It is correct because Mahabrata and Ramayana are the historical story from Indonesia.

NO
SLT
TLT
3.
Dalang
Dalang and Puppeteer

Dalang  is translated into two, Dalang and Puppeteer. It should be just Puppeter, because
Puppeteer is best known as a narator who plays Wayang.


SLT
TLT
Wayang kulit diyakini sebagai embrio dari berbagai jenis wayang yang ada saat ini. Wayang jenis ini terbuat dari lembaran kulit kerbau yang telah dikeringkan. Agar gerak wayang menjadi dinamis, pada bagian siku-siku tubuhnya disambung menggunakan sekrup yang terbuat dari tanduk kerbau.
Wayang kulit dimainkan langsung oleh narator yang disebut dalang. Dalang tidak dapat diperankan oleh sembarang orang. Selain harus lihai memainkan wayang, sang dalang juga harus mengetahui berbagai cerita epos pewayangan seperti Mahabrata dan Ramayana. Dalang dahulu dinilai sebagai profesi yang luhur, karena orang yang menjadi dalang biasanya adalah orang yang terpandang, berilmu, dan berbudi pekerti yang santun.

         Wayang kulit is believed to be the embryo of various types of puppets that exist today. This type of puppet is made of dried buffalo leather sheets. In order for the motion of the puppets to be dynamic, on the right side of the body is connected using a screw made of buffalo horn.
         Wayang kulit is played directly by the narrator called puppeteer. The puppeteer can not be played by just anyone. In addition to be good at playing puppets, the puppeteers also have to know various epic story puppets like Mahabrata and Ramayana. Dalang used to be considered a noble profession, because the man who is the puppeteer is usually a respected, knowledgeable, and polite manners.