Rabu, 27 Juli 2016

How to Become a Successful Young Entrepreneur






             Get ready to become a successful young entrepreneur! Becoming an entrepreneur is a great way to live your dream and vision of having your company, own time structure, and building something that is YOURS.


  1.  Stay energetic. Starting a new business requires hours of dedication and sacrifice. You have to believe and be excited about your product as if you not who will someone else be? Your energy will transfer to everyone you meet and speak to about your business, and this will lead to growth.
  2. Be impatient. Many people say stay patient and good things will happen. The people who say that are the people who have yet to achieve what they want. The more impatient you stay the quicker your business will grow and succeed.
  3. Take risks. The most successful entrepreneurs like Branson and Trump didn’t get to where they are by playing it safe. As an entrepreneur, you need to take calculated risks to move your business forward.
  4. Surround yourself with success. Whom you surround yourself with is who you become. Drop the deadweight of people holding you back and seek a new circle of influence. Being around these people will let you grow, learn, and see what it takes to be successful.Your Network is your Net worth
  5. Partner with experience. You may be young, energetic, and bold, but you also need experience to guide you through the journey of being an entrepreneur and running a business. Seek out knowledgeable council from friends, associates, and successful business persons and get them to buy into your vision so you can both move forward together
  6. Become an expert at marketing. You might have the greatest product or service in the world but if nobody knows about you will never succeed. When you master the ability to market your product, company, and brand – you will have customers and partners flooding in to join you.  
  7. Listen twice, see twice, and speak once. As a young entrepreneur, it is more valuable to listen to what others have to say first, and when you have something to say make it memorable so people will always remember who you are. 


    source: http://www.wikihow.com/Become-a-Successful-Young-Entrepreneur

PROPOSAL USAHA DIMSUM





Bab 1
Pendahuluan

I.                   Latar Belakang
Di Indonesia banyak macam menu makanan yang dapat di sajikan dengan cara di kukus, digoreng, di bakar dan di panggang. Dari sabang sampai merauke Indonesia adalah salah satu Negara yang kaya akan menu-menu masakan. Sampai akhirnya kuliner dari Negara bagian barat – timur pun masuk ke Indonesia. Di Indonesia sendiri selain turis-turis yang berkunjung dan tinggal banyak pula orang-orang yang berdarah tiongkok. Dim sum (tradisional: 點心, sederhana: 点心 hanyu pinyin: dianxin) adalah istilah dari bahasa Kantonis dan artinya adalah "makanan kecil". Biasanya dim sum dimakan sebagai sarapan atau brunch. Namun karena dimsum populer ke dunia dari Hongkong maka istilah dimsum lebih populer dibandingkan dianxin. Dimsum terdiri dari berbagai macam penganan kecil-kecil yang biasanya merupakan makanan bersama teh. Orang Kanton sendiri sangat mementingkan acara minum teh yang disebut yamcha (Hanzi: 飲茶, hanyu pinyin: yincha).
Dalam proposal ini kami mengajukan untuk membuka usaha kuliner DIM SUM yang bernama DIM SUM BALI 80. Bahan-bahan yang digunakan semua fresh tanpa bahan pengawet. Dim Sum yang kami jual itu atas kerja sama (Franchise) dengan salah satu Dim Sum terkenal di Tangerang.
II.                Tujuan dan Manfaat
Tujuan kelompok kami dalam usaha menjual Dim Sum Bali 80 ini adalah:
1.      Menyarankan bahwa dalam melakukan usaha harus bisa menciptakan peluang usaha yang minim keberadaan kuliner.
2.      Mengenalkan makanan yang mungkin belum banyak orang tahu
3.      Menerapkan kebersamaan dan saling berpendapat dalam menentukan kesepakatan
4.      Bekerja sama (franchise) memudahkan penjualan
Manfaat Dim Sum yang kami jual:
1.      Menjadi sarapan pengganti nasi
2.      Dari berbagai rasa dan bentuk semua fresh tanpa bahan pengawet
3.      Lebih sehat dan rasa bisa di bandingkan dengan Dim Sum yang lain


Bab 2
Isi

            Dalam usaha pasti memiliki visi dan misi agar dapat memajukan usaha yang akan atau sedang di jalani. Tidak sedikit orang /pedagang harus memiliki target untuk mewujudkan apa yang sudah di rencanakan.
Visi
1.      Menjadikan salah satu produk kuliner yang layak dikonsumsi oleh konsumen
2.      Menjadikan produk kuliner yang dikenal luas masyarakat Bekasi
Misi
1.      Mengukatamakan kualitas produk
2.      Selalu mencari solusi yang terbaik demi kemajuan penjualan
3.      Memberikan pelayanan terbak untuk konsumen
Segmentasi produk
            Segmentasi adalah pembagian suatu konsumen yang heterogen ke dalam satuan konsumen yang homogen. Disini kami akan menjualkan produk ini saat CFD, Mesjid Al-Azzar Bekasi, Pasar Malam, Bazar.
Targeting
            Targeting adalah memilih salah satu atau lebih segmen pasar. Target pasar yang kami tuju adalah sebagai makanan konsumsi masyarakat umum.
Positioning
            Positioning adalah tindakan merancang produk dan bauran pemasaran agar menciptakan kesan tertentu di hati konsumen. Seperti tagline kami ialah “Dim Sum Bali 80, Sehat Kenyang Halal”
Marketing Mix
            Strategi pemasaran kelompok kami menerapkan marketing mix yang dikelompokam menjadi 4 bagian yaitu produk, harga, promosi dan tempat.
Produk
            Produk adalah segala sesuatu yang di tawarkan oleh produsen kepada konsumen agar diminta, dibeli, dicari, dan diinginkan oleh pasar yang bersangkutan. Produk yang kami tawarkan yaitu produk Dim Sum Bali 80 yang memiliki kualitas dan ras yang di jamin kelezatannya.
Harga
            Harga merupakan ekspresi nilai yang mengenai kegunaan atau kualitas produk tersebut. Citra yang di bentuk kelompok kami yaitu melalui promosi, selain itu ketersediaan produk kami melalui pelayanan yang sangat baik. Kami memberkan harga perporsi (isi 5) dengan harga Rp. 16.000,00
Promosi
            Promosi adalah upaya untuk memberitahukan produk/jasa yang bertujuan untuk menarik konsumen. Dalam usaha kami ini cara kami berpromosi ialah melalui media sosial (facebook, instagram, twitter, bbm, whatsapp)
Tempat
            Tempat adalah wadah yang digunakan sebagai tempat usaha yang akan kita jalankan nantinya. Kita harus memilih tempat yang strategis untuk mempermudah mendapatkan konsumen yang sudah ditargetkan.



Perencanaan Keuangan
a.       Estimasi Penjualan
Estimasi adalah suatu metode dimana kita dapat memperkirakan nilai dari suatu populasi dengan menggunakan nilai dari sample. Estimator adalah nilai suatu data statistic, sebagai sample yang digunakan untuk mengisi suatu parameter.
Analisa usaha Dim Sum
Modal Investasi
Peralatan Tempat (kursi plastik 3pcs)                                                 Rp.  500.000,00
Peralatan Makan                                                                                 Rp.    95.000,00
Peralatan Masak                                                                                  Rp.  400.000,00
Total                                                                                                    Rp.  995.000,00

Biaya:
Bahan-bahan utama 95 porsi x Rp. 9.000,00 = Rp 855.000 x 4hr =   Rp. 3. 420.000,00
Lapak & gas    Rp. 120.000,00 (u/ 4x) + Rp. 20.000                           Rp.      140.000,00
Total                                                                                                    Rp.  3. 560.000,00
Total biaya OP: Rp 3.560.000,00 + Rp. 995.000,00 = Rp. 4.555.000,00
Penjualan:
95 Porsi x Rp. 13.000,00 = Rp. 1.425.000,00 x 4 hari                       Rp.  5.700.000.00

Keuntungan:
Rp. 5. 700.000,00 – Rp. 4. 555.000,00 = Rp. 1.145.000,00 (Dalam 4 hari)
Rp. 1.145.000,00 : 4 hari = Rp. 286.250,00 (Dalam sehari)



Bab 3
Penutup
Demikianlah proposal ini kami buat. Kami berharap proposal ini dapat menjadi pertimbangan untuk kami memulai sebuah usaha yang kami harapkan suapaya membuka cabang bisnis yang bermanfaat serta menumbuhkan semangat berwirausaha bagi kita semua.