Sabtu, 24 September 2016

MV BELUM RILIS, GOT7 SUDAH MENGUNGGAH VIDEO DI BALIK LAYAR PEMBUATAN VIDEO KLIP HARD CARRY

MV BELUM RILIS, GOT7 SUDAH MENGUNGGAH VIDEO DI BALIK LAYAR PEMBUATAN VIDEO KLIP HARD CARRY

          GOT7 mengejutkan fans dengan mengunggah video di balik layar pembuatan MV mereka melalui siaran V Live pada hari ini tanggal 23 September 2016. Video tersebut tidak terdapat dalam jadwal pemberitahuan menuju comeback mereka sehingga fans pun sangat terkejut sekaligus senang. Sebelumnya GOT7 telah merilis dua teaser video di hari yang sama untuk Hard Carry, tittle track dari full album kedua mereka yang di sebut FLIGHT LOG: TURBULENCE.

          Dalam video dibalik layar tersebut, terlihat mereka sedang melakukan shooting di sebuah kolam renang dengan suasana kelam, Jinyoung tampak tenggelam sementara member lainnya mulai menyebur dan menyelam mencoba meraih Jinyoung. Lalu cuplikan lain terlihat member GOT7 sedang menikmati minuman dan makanan dari food truck yang dikirim oleh Chansung 2PM untuk mendukung dan memberi semangat mereka. Dalam video tersebut juga kita dapat melihat beberapa gerakan koreografi dari lagu Hard Carry dan beberapa adegan dalam MV nanti. 


          Video ini berhasil menggoda fans sehingga IGOT7(sebutan untuk fans GOT7) sangat tidak sabar untuk melihat idola mereka beberapa hari mendatang. "TIDAK SABAR MENUNGGU 27 SEPTEMBER DATANGLAH CEPAT!!", "GAHHHHHH AKU INGIN MELIHATNYA!!!!!!!!!", "terlalu banyak spoiler aku sudah benar-benar tidak sabar", "ini sempurnaaaaa tidak sabar sampai 09.27", "ini sangat lucu dan sangat gaduh tetapi aku yakin MV nya akan keluar dengan hasil yang sangat sempurna". Tulis beberapa komentar fans dalam coloum comment di V Live.

          Lanjutan dari FLIGHT LOG: DEPARTURE yang dirilis maret lalu ini, boygroup asuhan JYP Entertainment tersebut mengatakan jika konsep comeback mereka kurang lebih sama seperti If You Do, tittle track dari mini album MAD yaitu berkonsep Manly and Mature. Sementara itu, Hard Carry akan di rilis pada 27 September pukul 00:00 KST mendatang dan akan melangsungkan Live Premier pada 26 september melalu aplikasi siaran broadcast V Live. Jangan lupa untuk menyaksikan! (RN)













Rabu, 27 Juli 2016

How to Become a Successful Young Entrepreneur






             Get ready to become a successful young entrepreneur! Becoming an entrepreneur is a great way to live your dream and vision of having your company, own time structure, and building something that is YOURS.


  1.  Stay energetic. Starting a new business requires hours of dedication and sacrifice. You have to believe and be excited about your product as if you not who will someone else be? Your energy will transfer to everyone you meet and speak to about your business, and this will lead to growth.
  2. Be impatient. Many people say stay patient and good things will happen. The people who say that are the people who have yet to achieve what they want. The more impatient you stay the quicker your business will grow and succeed.
  3. Take risks. The most successful entrepreneurs like Branson and Trump didn’t get to where they are by playing it safe. As an entrepreneur, you need to take calculated risks to move your business forward.
  4. Surround yourself with success. Whom you surround yourself with is who you become. Drop the deadweight of people holding you back and seek a new circle of influence. Being around these people will let you grow, learn, and see what it takes to be successful.Your Network is your Net worth
  5. Partner with experience. You may be young, energetic, and bold, but you also need experience to guide you through the journey of being an entrepreneur and running a business. Seek out knowledgeable council from friends, associates, and successful business persons and get them to buy into your vision so you can both move forward together
  6. Become an expert at marketing. You might have the greatest product or service in the world but if nobody knows about you will never succeed. When you master the ability to market your product, company, and brand – you will have customers and partners flooding in to join you.  
  7. Listen twice, see twice, and speak once. As a young entrepreneur, it is more valuable to listen to what others have to say first, and when you have something to say make it memorable so people will always remember who you are. 


    source: http://www.wikihow.com/Become-a-Successful-Young-Entrepreneur

PROPOSAL USAHA DIMSUM





Bab 1
Pendahuluan

I.                   Latar Belakang
Di Indonesia banyak macam menu makanan yang dapat di sajikan dengan cara di kukus, digoreng, di bakar dan di panggang. Dari sabang sampai merauke Indonesia adalah salah satu Negara yang kaya akan menu-menu masakan. Sampai akhirnya kuliner dari Negara bagian barat – timur pun masuk ke Indonesia. Di Indonesia sendiri selain turis-turis yang berkunjung dan tinggal banyak pula orang-orang yang berdarah tiongkok. Dim sum (tradisional: 點心, sederhana: 点心 hanyu pinyin: dianxin) adalah istilah dari bahasa Kantonis dan artinya adalah "makanan kecil". Biasanya dim sum dimakan sebagai sarapan atau brunch. Namun karena dimsum populer ke dunia dari Hongkong maka istilah dimsum lebih populer dibandingkan dianxin. Dimsum terdiri dari berbagai macam penganan kecil-kecil yang biasanya merupakan makanan bersama teh. Orang Kanton sendiri sangat mementingkan acara minum teh yang disebut yamcha (Hanzi: 飲茶, hanyu pinyin: yincha).
Dalam proposal ini kami mengajukan untuk membuka usaha kuliner DIM SUM yang bernama DIM SUM BALI 80. Bahan-bahan yang digunakan semua fresh tanpa bahan pengawet. Dim Sum yang kami jual itu atas kerja sama (Franchise) dengan salah satu Dim Sum terkenal di Tangerang.
II.                Tujuan dan Manfaat
Tujuan kelompok kami dalam usaha menjual Dim Sum Bali 80 ini adalah:
1.      Menyarankan bahwa dalam melakukan usaha harus bisa menciptakan peluang usaha yang minim keberadaan kuliner.
2.      Mengenalkan makanan yang mungkin belum banyak orang tahu
3.      Menerapkan kebersamaan dan saling berpendapat dalam menentukan kesepakatan
4.      Bekerja sama (franchise) memudahkan penjualan
Manfaat Dim Sum yang kami jual:
1.      Menjadi sarapan pengganti nasi
2.      Dari berbagai rasa dan bentuk semua fresh tanpa bahan pengawet
3.      Lebih sehat dan rasa bisa di bandingkan dengan Dim Sum yang lain


Bab 2
Isi

            Dalam usaha pasti memiliki visi dan misi agar dapat memajukan usaha yang akan atau sedang di jalani. Tidak sedikit orang /pedagang harus memiliki target untuk mewujudkan apa yang sudah di rencanakan.
Visi
1.      Menjadikan salah satu produk kuliner yang layak dikonsumsi oleh konsumen
2.      Menjadikan produk kuliner yang dikenal luas masyarakat Bekasi
Misi
1.      Mengukatamakan kualitas produk
2.      Selalu mencari solusi yang terbaik demi kemajuan penjualan
3.      Memberikan pelayanan terbak untuk konsumen
Segmentasi produk
            Segmentasi adalah pembagian suatu konsumen yang heterogen ke dalam satuan konsumen yang homogen. Disini kami akan menjualkan produk ini saat CFD, Mesjid Al-Azzar Bekasi, Pasar Malam, Bazar.
Targeting
            Targeting adalah memilih salah satu atau lebih segmen pasar. Target pasar yang kami tuju adalah sebagai makanan konsumsi masyarakat umum.
Positioning
            Positioning adalah tindakan merancang produk dan bauran pemasaran agar menciptakan kesan tertentu di hati konsumen. Seperti tagline kami ialah “Dim Sum Bali 80, Sehat Kenyang Halal”
Marketing Mix
            Strategi pemasaran kelompok kami menerapkan marketing mix yang dikelompokam menjadi 4 bagian yaitu produk, harga, promosi dan tempat.
Produk
            Produk adalah segala sesuatu yang di tawarkan oleh produsen kepada konsumen agar diminta, dibeli, dicari, dan diinginkan oleh pasar yang bersangkutan. Produk yang kami tawarkan yaitu produk Dim Sum Bali 80 yang memiliki kualitas dan ras yang di jamin kelezatannya.
Harga
            Harga merupakan ekspresi nilai yang mengenai kegunaan atau kualitas produk tersebut. Citra yang di bentuk kelompok kami yaitu melalui promosi, selain itu ketersediaan produk kami melalui pelayanan yang sangat baik. Kami memberkan harga perporsi (isi 5) dengan harga Rp. 16.000,00
Promosi
            Promosi adalah upaya untuk memberitahukan produk/jasa yang bertujuan untuk menarik konsumen. Dalam usaha kami ini cara kami berpromosi ialah melalui media sosial (facebook, instagram, twitter, bbm, whatsapp)
Tempat
            Tempat adalah wadah yang digunakan sebagai tempat usaha yang akan kita jalankan nantinya. Kita harus memilih tempat yang strategis untuk mempermudah mendapatkan konsumen yang sudah ditargetkan.



Perencanaan Keuangan
a.       Estimasi Penjualan
Estimasi adalah suatu metode dimana kita dapat memperkirakan nilai dari suatu populasi dengan menggunakan nilai dari sample. Estimator adalah nilai suatu data statistic, sebagai sample yang digunakan untuk mengisi suatu parameter.
Analisa usaha Dim Sum
Modal Investasi
Peralatan Tempat (kursi plastik 3pcs)                                                 Rp.  500.000,00
Peralatan Makan                                                                                 Rp.    95.000,00
Peralatan Masak                                                                                  Rp.  400.000,00
Total                                                                                                    Rp.  995.000,00

Biaya:
Bahan-bahan utama 95 porsi x Rp. 9.000,00 = Rp 855.000 x 4hr =   Rp. 3. 420.000,00
Lapak & gas    Rp. 120.000,00 (u/ 4x) + Rp. 20.000                           Rp.      140.000,00
Total                                                                                                    Rp.  3. 560.000,00
Total biaya OP: Rp 3.560.000,00 + Rp. 995.000,00 = Rp. 4.555.000,00
Penjualan:
95 Porsi x Rp. 13.000,00 = Rp. 1.425.000,00 x 4 hari                       Rp.  5.700.000.00

Keuntungan:
Rp. 5. 700.000,00 – Rp. 4. 555.000,00 = Rp. 1.145.000,00 (Dalam 4 hari)
Rp. 1.145.000,00 : 4 hari = Rp. 286.250,00 (Dalam sehari)



Bab 3
Penutup
Demikianlah proposal ini kami buat. Kami berharap proposal ini dapat menjadi pertimbangan untuk kami memulai sebuah usaha yang kami harapkan suapaya membuka cabang bisnis yang bermanfaat serta menumbuhkan semangat berwirausaha bagi kita semua.



Senin, 21 Desember 2015

PRASANGKA SOSIAL

.    PRASANGKA SOSIAL
Menurut Worchel  (2000), pengertian prasangka dibatasi sebagai sifat negatif yang tidak dapat dibenarkan terhadap suatu kelompok dan  individu anggotanya. Prasangka atau prasangka sosial merupakan perilaku negatif yang  mengarahkan kelompok pada individualis berdasarkan  pada keterbatasan atau kesalahan informasi tentang kelompok. Prasangka juga dapat didefinisikan sebagai sesuatu yang bersifat emosional, yang akan  mudah sekali menjadi motivator munculnya ledakan sosial.
Menurut Mar’at (1981), prasangka sosial adalah dugaan-dugaan yang memiliki nilai positif atau negatif, tetapi biasanya lebih bersifat negatif. Sedangkan menurut Brehm dan Kassin (1993), prasangka  sosial adalah perasaan negatif terhadap seseorang semata-mata berdasar pada keanggotaan mereka dalam kelompok tertentu.
Menurut David O. Sears (1991), prasangka sosial adalah penilaian terhadap kelompok atau seorang individu yang terutama didasarkan pada keanggotaan kelompok tersebut, artinya prasangka sosial ditujukan pada orang atau kelompok orang yang berbeda dengannya atau kelompoknya. Prasangka sosial memiliki kualitas suka dan tidak suka pada obyek yang diprasangkainya, dan kondisi ini akan mempengaruhi  tindakan atau perilaku seseorang yang berprasangka tersebut.
Prasangka sosial menurut Papalia dan Sally (1985) adalah sikap negatif yang ditujukan pada orang lain yang berbeda dengan kelompoknya tanpa adanya alasan yang mendasar pada pribadi orang tersebut. Lebih lanjut diuraikan bahwa prasangka sosial berasal dari adanya persaingan yang secara berlebihan antar individu atau kelompok. Selain itu proses belajar juga berperan dalam pembentukan prasangka sosial dan kesemuanya ini akan terintegrasi dalam kepribadian seseorang. 
Allport (1984) menguraikan bahwa prasangka sosial merupakan suatu sikap yang membenci kelompok lain tanpa adanya alasan yang objektif untuk membenci kelompok tersebut.
Jadi, dalam hal ini prasangka melibatkan penilaian apriori karena memperlakukan objek sasaran prasangka (target prasangka) tidak berdasarkan karakteristik unik atau khusus dari
individu, tetapi melekatkan karakteristik kelompoknya yang menonjol.

Source: http://bambangrustanto.blogspot.co.id/2014/11/prasangka-sosial-dan-diskriminasi.html?m=1

Selasa, 15 Desember 2015

Fungsi Agama Dalam Kehidupan Masyarakat

Agama merupakan salah satu prinsip yang (harus) dimiliki oleh setiap manusia untuk mempercayai Tuhan dalam kehidupan mereka. Tidak hanya itu, secara individu agama bisa digunakan untuk menuntun kehidupan manusia dalam mengarungi kehidupannya sehari-hari. Namun, kalau dilihat dari secara kelompok atau masyarakat, bagaimana kita memahami agama tersebut dalam kehidupan masyarakat?.

Prof. Dr. H. Jalaluddin dalam bukunya Psikologi Agama membantu kita memahami beberapa fungsi agama dalam masyarakat, antara lain:
  1. Fungsi Edukatif (Pendidikan). Ajaran agama secara yuridis(hukum) berfungsi menyuruh/mengajak dan melarang yang harus dipatuhi agar pribagi penganutnya menjadi baik dan benar, dan terbiasa dengan yang baik dan yang benar menurut ajaran agama masing-masing.
  2. Fungsi Penyelamat. Dimanapun manusia berada, dia selalu menginginkan dirinya selamat. Keselamatan yang diberikan oleh agama meliputi kehidupan dunia dan akhirat. Charles Kimball dalam bukunya Kala Agama Menjadi Bencana melontarkan kritik tajam terhadap agama monoteisme (ajaran menganut Tuhan satu). Menurutnya, sekarang ini agama tidak lagi berhak bertanya: Apakah umat di luat agamaku diselamatkan atau tidak? Apalagi bertanya bagaimana mereka bisa diselamatkan? Teologi (agama) harus meninggalkan perspektif(pandangan) sempit tersebut.Teologi mesti terbuka bahwa Tuhan mempunyai rencana keselamatan umat manusia yang menyeluruh. Rencana itu tidak pernah terbuka dan mungkin agamaku tidak cukup menyelami secara sendirian. Bisa jadi agama-agama lain mempunyai pengertian dan sumbangan untuk menyelami rencana keselamatan Tuhan tersebut. Dari sinilah, dialog antar agama bisa dimulai dengan terbuka dan jujur serta setara.
  3. Fungsi Perdamaian. Melalui tuntunan agama seorang/sekelompok orang yang bersalah atau berdosa mencapai kedamaian batin dan perdamaian dengan diri sendiri, sesama, semesta dan Alloh. Tentu dia/mereka harus bertaubat dan mengubah cara hidup.
  4. Fungsi Kontrol Sosial. Ajaran agama membentuk penganutnya makin peka terhadap masalah-masalah sosial seperti, kemaksiatan, kemiskinan, keadilan, kesejahteraan dan kemanusiaan. Kepekaan ini juga mendorong untuk tidak bisa berdiam diri menyaksikan kebatilan yang merasuki sistem kehidupan yang ada.
  5. Fungsi Pemupuk Rasa Solidaritas. Bila fungsi ini dibangun secara serius dan tulus, maka persaudaraan yang kokoh akan berdiri tegak menjadi pilar "Civil Society" (kehidupan masyarakat) yang memukau.
  6. Fungsi Pembaharuan. Ajaran agama dapat mengubah kehidupan pribadi seseorang atau kelompok menjadi kehidupan baru. Dengan fungsi ini seharusnya agama terus-menerus menjadi agen perubahan basis-basis nilai dan moral bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
  7. Fungsi Kreatif. Fungsi ini menopang dan mendorong fungsi pembaharuan untuk mengajak umat beragama bekerja produktif dan inovatif bukan hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi orang lain.
  8. Fungsi Sublimatif (bersifat perubahan emosi). Ajaran agama mensucikan segala usaha manusia, bukan saja yang bersifat agamawi, melainkan juga bersifat duniawi. Usaha manusia selama tidak bertentangan dengan norma-norma agama, bila dilakukan atas niat yang tulus, karena untuk Alloh, itu adalah ibadah.
*Tulisan di atas disarikan dari buku Psikologi Agama, karya Prof. Dr. H. Jalaluddin,  Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2007 dan disarikan dari tulisan Ahmad Fuad Fanani dalam harian Kompas, 06 Maret 2004.

Source: 
http://defanani.blogspot.co.id/2012/10/fungsi-agama-dalam-kehidupan-masyarakat.html?m=1

Senin, 07 Desember 2015

Teknologi Menurut Para Ahli

Teknologi, teknologi merupakan berasal dari bahasa Yunani, yaitu tekne, yang berari pekerjaan, dan logos, berarti suatu studi peralatan, prosedur dan metode yang digunakan pada berbagai cabang industri. Berikut ini definisi teknologi menurut para ahli :
a. Menurut Prayitno dalam Ilyas (2001), teknologi adalah seluruh perangkat ide, metode, teknik benda-benda material yang digunakan dalam waktu dan tempat tertentu maupun untuk memenuhi kebutuhan manusia
b. Menurut Mardikanto (1993), teknologi adalah suatu perilaku produk, informasi dan praktek-praktek baru yang belum banyak diketahui, diterima dan digunakan atau diterapkan oleh sebagian warga masyarakat dalam suatu lokasi tertentu dalam rangka mendorong terjadinya perubahan individu dan atau seluruh warga masyarakat yang bersangkutan.
c. Menurut Jaques Ellul memberi arti teknologi sebagai ”keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap bidang kegiatan manusia”. Pengertian teknologi secara umum adalah:
  1. proses yang meningkatkan nilai tambah
  2. produk yang digunakan dan dihasilkan untuk memudahkan dan meningkatkan kinerja
  3. Struktur atau sistem di mana proses dan produk itu dikembamngkan dan digunakan.
d. Menurut Iskandar Alisyahbana, teknologi telah dikenal manusia sejak jutaan tahun yang lalu karena dorongan untuk hidup yang lebih nyaman, lebih makmur dan lebih sejahtera. Jadi sejak awal peradaban sebenarnya telah ada teknologi, meskipun istilah “teknologi belum digunakan. Pengertian teknologi sendiri menurutnya adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan akal dan alat, sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, pancaindra dan otak manusia.
e. Wikipedia.org  mendefenisikan teknologi merupakan perkembangan suatu media / alat yang dapat digunakan dengan lebih efisien guna memproses serta mengendalikan suatu masalah.
Kesimpulannya, teknologi merupakan praktek atau ilmu terapan dari teori-teori yang berasal dari ilmu pengetahuan.

Source: https://intanayuda8.wordpress.com/2013/05/13/ilmu-pengetahuan-dan-teknologi-html/